SURAT AL FATIHAH, SEBAB TURUN DAN KEUTAMAANYA

SURAT AL FATIHAH, SEBAB TURUN DAN KEUTAMAANYA
Pengajian Interaktif Karangtaruna Dusun Pongangan
Sabtu Pon 4 November 2017

Oleh : Ma’mun Yusuf

Asbabun Nuzul (sebab-sebab turun )


Telah mengabarkan kepada kami Abu utsman said bin Ahmad bin Muhammad Azaahidi ia berkata Telah mengabarkan kepada kami Abu Amr Al-jabari ia berkata telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Al Haarits dan 'ali bin sahal bin mughiirah ia berkata telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Baker ia berkata telah mengabarkan kepada kami israel dari abi ishaq dari abi maisarah "
Sesungguh-nya Rasulallah SAW Senantiasa Ada apabila nampak Maka mendengar rasulallah SAW Seruan yang menyeru-nya (memanggil): "Ya muhammad Maka apabila ia mendengar seruan berangkatlah ia dengan berlari. Maka berkatalah kepadanya Waraqah Bin Naupal : Apabila Engkau mendengar Seruan yang memanggil Maka engkau mendatanginya sehingga engkau mendengar apa yang ia ucapkan kepada mu dan ia berkata : Tatkala Nampak Maka ia mendengarkan seruan. : Ya Muhammad ! Maka ia Menyahut : Labaik ! dan ia (yang berseru) berkata: Ya Muhammad, "Katakanlah Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah ,Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah !" Dan ia berkata lagi : "Ya Muhammad, Katakan !(الحَمدُ لِلَّهِ رَبِّ العالَمينَ الرَحمَنِ الرَحيمِ مالِكِ يَومِ Sehingga selesai surat Al-Fatihah

Telah mengabarkan kepada kami Abu ishaq ahmad bin Muhammad Al-Mufassir ia berkata mengabarkan kepada kami Hasan bin ja'far Al Mufassir dan ia berkata telah mengabarkan kepada kami Abu hasan bin Muhammad bin mahmud Al-Maruzi ia berkata mengabarkan kepad akami Abdullah bin Mahmud As-sa'di ia berkata telah mengabarkan kepada kami Abu yahya AlQashry ia berkata mengabarkan kepada kami marwan bin Muaawiyah dari walla bin musayyab dari Fadhl bin 'amr dari Ali bin Abi Thalib : "Diturunkan surah Alfatihah di mekah dari gudang dibawah arasy. Dan Ini Sanad dari Sa'di telah mengabarkan kepada kami Amaru Bin Shalih ia berkata telah mengabarkan kepada kami bapakku dari Al-kaliby dari abi shalih dari Ibnu 'Abas lalu ia berkata Adalah rasulallah SAW pada saat itu Tinggal Dimekkah maka beliau berkata (بِسمِ اللهِ الرَحمَنِ الرَحيمِ الحَمدُ للهِ رَبِّ العالَمينَ) Lalu berkata orang-orang Quraisy : رض الله فاك (semuga Allah menghacurkan mulutmu). dan seperti Ini, telah berkata Hasan dan Qatadah dan menurut Imam mujahid Bahwa sesungguhnya surah Al-fatihah diturunkan di-Madinah

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdurrahman An-Nahwi ia berkata telah mengabarkan kepada kami muhamad bin Ahmad bin 'ali Al-Jabr ia berkata telah mengabarkan keapda kami Ahmad bin Ali ia berkata telah memberitakan kepada kami yahta bin Adzen ia berkata telah mengabarkan kepada kami ismail bin ja'far ia berkata telah mengabarkan kepada kami Ala dari bapaknya dari abi hurairah ia berkata, Telah berkata Rasulallah SAW dan membaca kepadanya ubai bin ka'ab Ummul-Quran dan beliau (Rasulallah SAW) berkata : Demi zat yg jiwaku berada pada genggaman-nya "tiadalah Allah SWT menurunkan didalam taurat ataupun injil ataupun jabur serta didalam Al-Quran seumpamanya. Sesungguhnya ia adalah Sab'ul-Matsani dan Al-Quran Yang agung Yang ia (Allah) berikan kepadaku.
Nama-nama :
Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (Al-Fatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani  (tujuh yang diulang-ulang) dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih).
(Dikutip dari kitab “ASBABUN NUZUL “ Syekh Imam Abu Hasan 'ali bin Ahmad Al-Waahidi An-Naisabury)

Fadhilah / keutamaan :

Imam Muslim di dalam kitab Sahih-nya dan Imam Nasai di dalam kitab Sunan-nya telah meriwayatkan dari hadis Abul Ahwas Salam ibnu Salim, dari Amman ibnu Zuraiq, dari Abdullah ibnu Isa ibnu Abdurrahman ibnu Abu Laila, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang menceritakan, “Ketika kami sedang bersama Rasulullah Saw. yang saat itu sedang bersama Malaikat Jibril, tiba-tiba Jibril mendengar suara gemuruh di atasnya, lalu Jibril mengangkat pandangannya ke langit dan berkata, ‘Ini adalah suara pintu langit dibuka, pintu ini sama sekali belum pernah dibuka.’ Lalu turunlah seorang malaikat dan langsung datang kepada Nabi Saw., kemudian berkata: Bergembiralah dengan dua cahaya yang telah diberikan kepadamu, tiada seorang nabi pun sebelummu yang pernah diberi keduanya, yaitu Fatihatul Kitab dan ayat-ayat terakhir dari surat Al-Baqarah. Tidak sekali-kali kamu membaca suatu huruf darinya melainkan pasti kamu diberi (pahala)nya.
Demikianlah menurut lafaz riwayat Imam Nasai, hampir sama dengan lafaz Imam Muslim.

Dalam riwat yang lain Imam Muslim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Ibrahim Al-Hanzali (yaitu Ibnu Rahawaih), telah menceritakan kepada kami Sufyan ibnu Uyaynah, dari Al-Ala (yakni Ibnu Abdur Rahman ibnu Ya’qub Al-Kharqi), dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Saw. yang telah bersabda: 
Barang siapa salat tanpa membaca Ummul Qur’an di dalamnya, maka salatnya khidaj —sebanyak tiga kali— yakni tidak sempurna. 
Kemudian dikatakan kepada Abu Hurairah, “Sesungguhnya kami salat di belakang imam.” 
Abu Hurairah r.a. menjawab, “Bacalah untuk dirimu sendiri, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda:Allah Swt. berfirman, ‘Aku bagikan salat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta. 
Bila seorang hamba berkata. ‘Segala puji bagi Allah. Tuhan semesta alam,’ Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’ 
Bila ia berkata, ‘Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,’ Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah menyanjung-Ku.’ 
Bila ia berkata, ‘Yang Menguasai hari pembalasan,’ maka Allah berfirman, Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku,’ dan adakalanya sesekali berfirman, Hamba-Ku telah berserah diri kepada-Ku’ 
Bila ia berkata, Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan,’ maka Allah berfirman, ‘Ini antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.’ Bila ia berkata, ‘Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat,’ maka Allah berfirman, ‘Ini untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku yang dia minta.”

Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim)

Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah.

Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” 

Mengucapkan Amin menghapus dosa

Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.

Di dalam kitab Khazinatu al-Asrar hal. 108-115, dapat disimpulkan beberapa kelebihan membaca surah al-Fatihah, antara lain:
  • Diampuni dosa 
  • Diterima kebaikan 
  • Aman dari Marah Allah Swt. 
  • Dibebaskan lidah pembacanya dari Api neraka 
  • Terlepas dari azab kubur, azab neraka, dan azab hari kiamat 
  • Berjumpa dengan Allah Swt. sebelum para ambiya dan para Aulia 
  • Orang yang membaca al-Fatihah seolah ia telah membaca kitab taurat, injil, zabur, al-Quran, suhuf idris As., dan suhuf Ibrahim As. tujuh kali. 
  • Mendapat derajat yang tinggi dalam surga. 
  • Orang yang membaca al-Fatihah seolah ia telah menyedekahkan emas di jalan Allah Swt. 
  • Setiap satu ayat dari al-Fatihah menjadi penutup satu pintu neraka 
  • Rumah yang dibacakan surah al-Fatihah dan surah al-Ikhlas tidak akan ditimpa kefakiran dan banyak kebaikan. 
  • Membaca surah al-fatihah, ayat kursi, dan dua ayat dari ali Imran setiap selesai shalat akan dibalas oleh Allah Swt. dengan surga, dipandang oleh Allah Swt. 70 kali setiap hari, ditunaikan hajat, dimenangkan dari musuh dan pendengki. 
  • Membaca al-Fatihah dan surah al-Ikhlas sebelum tidur akan mendapatkan keamanan dari apapun kecuali maut.

Hikayat :

Dalam kitab Zadul Musafirin diceritakan bahwa kaisar Romawi menulis surat kepada khalifah Umar bin Khattab yang isinya:
Aku baca di kitab Injil bahwa siapa yang membaca satu surat yang tidak terdapat didalamnya 7 huruf, yaitu tsa (ث),kha (خ), zha (ظ), fa (ف), za (ز), jim (ج) dan syin (ش), siapa yang membaca surat ini maka Allah akan mengharamkan tubuhnya tersentuh api neraka, maka kami mencarinya dalam kitab Zabur, dan kitab Taurat tetapi tidak kami temukan, apakah surat itu terdapat pada kitab kalian? Setelah membaca surat ini khalifah Umar mengumpulkan pada sahabat dan menceritakan tentang isi surat dari kaisar tersebut, maka salah seorang sabahat Ubay bin Ka’ab mengatakan bahwa yang dimaksud oleh kaisar itu adalah surat Al-Fatihah, setelah mendengar itu khalifa Umar langsung mengirimkan jawabannya, tidak lama setelah mengetahui itu kaisar tersebut masuk Islam.




Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

0 komentar:

Posting Komentar